IDS Group

Tips Perawatan Kulit untuk Pria di Atas 35 Tahun: Mengapa Usia Pertengahan 30-an adalah Waktu Terbaik untuk Mulai Merawat Kulit Anda
Aug 06, 2026
Tips Perawatan Kulit untuk Pria di Atas 35 Tahun: Mengapa Usia Pertengahan 30-an adalah Waktu Terbaik untuk Mulai Merawat Kulit Anda

Bagi banyak pria, perawatan kulit seringkali menjadi prioritas kesekian dibandingkan pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab sehari-hari. Percikan air di pagi hari, sesekali mencuci wajah, dan mungkin tabir surya hanya saat liburan ke pantai—rutinitas ini terasa cukup, hingga suatu hari, cermin menunjukkan cerita yang berbeda.

Sekitar usia 35 tahun, banyak pria mulai menyadari perubahan yang halus namun jelas terlihat. Kulit tampak lebih kusam. Garis halus menjadi permanen. Pigmentasi yang dulu memudar kini bertahan lama, sementara bekas jerawat dan pori-pori yang membesar tampak lebih menonjol. Bukan berarti penuaan tiba-tiba dimulai pada usia 35 tahun—prosesnya sudah berlangsung secara bertahap sejak lama. Usia ini hanyalah saat ketika kerusakan yang terakumulasi selama bertahun-tahun mulai terlihat jelas.

 

Mengapa Perubahan Kulit Menjadi Lebih Terlihat Setelah Usia 35

Sejak usia pertengahan 30-an, kulit secara alami memproduksi lebih sedikit kolagen—protein struktural yang bertanggung jawab menjaga kulit tetap kencang, halus, dan kuat. Pada saat yang sama, pergantian sel kulit melambat, tingkat hidrasi menurun, dan jaringan penopang dermis mulai melemah.

Perubahan biologis ini sering kali dipercepat oleh kebiasaan gaya hidup yang terakumulasi selama bertahun-tahun. Begadang, merokok, konsumsi alkohol yang sering, stres kronis, dan paparan sinar matahari tanpa perlindungan secara bertahap menguras cadangan kolagen, membuat tanda-tanda penuaan muncul lebih awal dan lebih menonjol.

Hasilnya adalah kulit yang terasa kurang kencang, tampak lebih kusam, mengalami kerutan yang lebih dalam, dan menunjukkan peningkatan pigmentasi, terutama akibat paparan sinar matahari bertahun-tahun atau bekas jerawat sebelumnya.

 

Mengapa Kulit Pria Menua secara Berbeda

Pria umumnya memiliki kulit yang lebih tebal dengan kepadatan kolagen yang lebih tinggi dan kelenjar minyak yang lebih aktif dibandingkan wanita. Meskipun hal ini memberikan keuntungan pada masa muda mereka, hal ini juga berarti proses penuaan cenderung mengikuti pola yang berbeda.

Alih-alih mengalami kekenduran wajah secara bertahap, pria sering kali menyadari garis ekspresi yang lebih dalam begitu kehilangan kolagen dimulai. Kulit mereka yang secara alami lebih berminyak juga dapat membuat pori-pori yang membesar semakin terlihat jelas dan meningkatkan kemungkinan munculnya jerawat, pigmentasi pasca-inflamasi, dan bekas jerawat.

Bagi pria yang tidak pernah menjalankan rutinitas skincare secara konsisten, masalah-masalah ini sering kali muncul secara bersamaan—tekstur kasar, warna kulit tidak merata, dan kerutan yang lebih dalam—sehingga menciptakan kesan bahwa penuaan terjadi secara "tiba-tiba".

 

Masalah Kulit yang Paling Umum Dibawa Pria ke Klinik

Pada usia pertengahan 30-an, tiga masalah yang paling umum ditemui dokter pada pasien pria adalah:

  • Hiperpigmentasi akibat jerawat atau paparan sinar UV jangka panjang
  • Tekstur kulit kasar akibat bekas jerawat dan pori-pori yang membesar
  • Kerutan yang semakin dalam dan tanda-tanda awal penuaan kulit

Kabar baiknya, sebagian besar masalah ini sebenarnya dapat dicegah.

Kebiasaan hidup sederhana seperti tidur yang cukup, menjaga pola makan yang seimbang, berolahraga secara teratur, menghindari rokok, dan membatasi konsumsi alkohol, semuanya berkontribusi pada kulit yang lebih sehat. Sama pentingnya, melindungi kulit dari paparan sinar matahari setiap hari dan menerapkan rutinitas skincare yang konsisten sejak dini membantu menjaga kolagen dan meminimalkan kerusakan yang terakumulasi.

Bagi mereka yang ingin selangkah lebih maju dalam mencegah penuaan, perawatan preventif seperti suntikan pelemas kerutan dan prosedur perangsang kolagen juga dapat memperlambat pembentukan garis permanen sambil menjaga kekencangan kulit.

 

Apakah Sudah Terlambat untuk Memulai?

Sama sekali tidak.

Namun, ekspektasi harus tetap realistis.

Setelah kerutan, pigmentasi, dan perubahan tekstur kulit berkembang, produk skincare dasar yang dijual bebas seringkali tidak cukup untuk menghasilkan perbaikan yang terlihat nyata.

Skincare berkekuatan klinis yang diformulasikan dengan konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi dapat secara efektif memperbaiki pigmentasi ringan, warna kulit yang tidak merata, dan pori-pori yang membesar, sekaligus melengkapi perawatan profesional. Untuk masalah yang lebih lanjut, seperti kekenduran kulit yang signifikan atau bekas jerawat, prosedur di klinik umumnya menghasilkan hasil yang lebih berarti.

Alih-alih menggantikan perawatan, skincare berkualitas justru meningkatkan dan memperpanjang efeknya sekaligus mendukung kulit yang lebih sehat setiap hari.

 

Rutinitas Pagi Sederhana yang Benar-Benar Efektif

 

Salah satu hambatan terbesar yang membuat pria enggan menjalankan skincare adalah anggapan bahwa hal ini memakan terlalu banyak waktu.

Kenyataannya, rutinitas pagi yang efektif dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit.

Mulailah dengan pembersih dan toner yang sesuai dengan jenis kulit Anda untuk mengangkat minyak dan sel kulit mati yang menumpuk semalaman.

Selanjutnya, aplikasikan serum vitamin C berpotensi tinggi. Vitamin C membantu mencerahkan warna kulit, mengurangi pigmentasi, dan memberikan perlindungan antioksidan terhadap kerusakan lingkungan sepanjang hari. Coba serum IDS C-Plus (C+), yang mengandung vitamin C berpotensi tinggi bersama fullerene dan tocopheryl.

Terakhir—dan mungkin yang paling penting—akhiri dengan tabir surya.

Tabir surya harian adalah produk anti-penuaan paling efektif yang tersedia. Aplikasikan secara merata ke seluruh wajah dan berikan perhatian ekstra pada area dengan pigmentasi yang sudah ada. Memilih tabir surya yang ringan, tidak lengket, dan terasa nyaman di iklim lembap Singapura sangat meningkatkan konsistensi penggunaan jangka panjang. Coba tabir surya IDS - tinted (S3) dan non-tinted (S2), yang memberikan hasil akhir yang sama-sama ringan dan tidak lengket dengan perlindungan tambahan terhadap blue light, ideal untuk digunakan dalam cuaca panas dan lembap di Singapura. 

 

Rutinitas Malam yang Mudah untuk Kulit yang Lebih Sehat

Perawatan kulit malam hari sebaiknya berfokus pada perbaikan dan pemulihan.

Setelah membersihkan minyak, tabir surya, dan kotoran lingkungan yang menumpuk sepanjang hari, aplikasikan serum berbasis vitamin A untuk mendorong pergantian sel kulit yang sehat. Coba IDS A-Plus (A+), yang mengandung molekul vitamin A paten dan niacinamide untuk merangsang pergantian sel tanpa iritasi yang umum terjadi pada skincare berbahan retinoid. Ini membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi noda, dan melembutkan garis halus seiring waktu.

Lanjutkan dengan serum pendukung kolagen seperti IDS PepBlu (PB), yang mengandung bahan seperti growth factor bio-identik dan copper peptide untuk mendorong perbaikan kulit, meningkatkan elastisitas, dan memulihkan hidrasi.

Akhiri dengan pelembap yang memperkuat skin barrier dan mencegah kehilangan kelembapan semalaman—terutama penting bagi mereka yang tidur di ruangan ber-AC.

 

Skincare dan Perawatan Estetika Bukanlah Pilihan yang Saling Menggantikan

Banyak pria masih percaya bahwa perawatan estetika hanyalah sekadar kosmetik atau tidak diperlukan.

Kenyataannya, kulit menua sama seperti organ tubuh lainnya. Seiring meningkatnya harapan hidup, menjaga kesehatan kulit menjadi bagian dari menjaga kesejahteraan secara keseluruhan.

Skincare dan perawatan estetika sebaiknya dipandang seperti halnya olahraga. Olahraga tidak hanya memperbaiki penampilan tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang. Begitu pula, skincare melindungi dari kerusakan lingkungan sekaligus membantu kulit tetap lebih sehat dan kuat seiring bertambahnya usia.

Kesalahpahaman umum lainnya adalah bahwa perawatan profesional membuat skincare tidak lagi diperlukan.

Faktanya justru sebaliknya.

Skincare klinis dan prosedur estetika bekerja paling baik jika digabungkan. Perawatan profesional dapat merangsang produksi kolagen, memperbaiki pigmentasi, atau mengencangkan kulit, sementara skincare harian yang konsisten menjaga dan memperpanjang hasil tersebut. Mengandalkan perawatan sesekali saja tanpa menjaga rutinitas skincare sama seperti mencuci mobil hanya untuk langsung mengendarainya melewati lumpur.

 

Perawatan Apa Saja yang Layak Dipertimbangkan?

Bagi pria yang memasuki usia 30-an, perawatan dapat disesuaikan berdasarkan masalah utama yang mereka hadapi.

Mereka yang terganggu oleh bekas jerawat, pori-pori yang membesar, atau tekstur kasar dapat memperoleh manfaat dari laser resurfacing kulit atau radiofrequency microneedling. Pigmentasi yang tidak merata seringkali merespons baik terhadap perawatan laser picosecond. Kerutan dinamis yang disebabkan oleh ekspresi wajah berulang dapat dilembutkan dengan suntikan botulinum toxin sebelum menjadi garis permanen pada kulit.

Bagi pria yang mengalami kekenduran kulit tahap awal, perangkat berbasis energi perangsang kolagen dan perawatan suntik perangsang kolagen dapat membantu mengembalikan kekencangan dan menjaga kualitas kulit yang awet muda seiring waktu.

 

Titik Tengah Terbaik bagi Pria yang Sibuk

Tidak semua pria ingin sering mengunjungi klinik, namun banyak dari mereka tetap menginginkan perbaikan yang terlihat nyata.

Pendekatan yang praktis adalah menggabungkan rutinitas skincare berkekuatan klinis yang konsisten dengan perawatan preventif sesekali. Suntikan pelemas kerutan setiap empat hingga enam bulan dapat melembutkan garis ekspresi sebelum menjadi permanen. Perawatan tahunan perangsang kolagen membantu menjaga kekencangan dan kontur wajah, sementara rangkaian awal suntikan skin booster dapat meningkatkan hidrasi dan kualitas kulit secara menyeluruh dari dalam.

Strategi yang seimbang ini memungkinkan pria untuk menua secara alami sambil memperlambat efek waktu yang terlihat, menjaga kulit yang lebih sehat dan kuat tanpa memerlukan jadwal perawatan yang intensif.

Pada akhirnya, skincare bukanlah tentang mengejar kesempurnaan atau terlihat lebih muda dari usia sebenarnya. Ini tentang berinvestasi pada kesehatan kulit jangka panjang. Sama seperti olahraga dan pola makan seimbang, kebiasaan yang Anda bangun hari ini akan menentukan bagaimana kulit Anda akan menua di masa depan. Dan bagi banyak pria, tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai selain usia 35 tahun.

Lokasi Klinik Kami